Mario Balotelli adalah salah satu pemain dengan bakat besar yang kini
dimiliki oleh Italia. Bermain di klub kaya raya Manchester City, pemain
berdarah Ghana itu pun kini bisa hidup mewah, lantaran gaji besar yang
diterimanya di klub tersebut.
Sayangnya apa yang sudah diraih oleh Balotelli itu, sama sekali tidak
dirasakan oleh keluarganya, terutama ibu kandungnya, Rose. Saat
Balotelli hidup dengan segala kemewahan, Rose justru hidup sangat
sederhana di kota Manchester.
Di Manchester City, Balotelli menerima gaji 120 ribu pounds per
pekan. Jumlah ini sangat kontras dengan gaji yang diterima oleh Rose
sebagai seorang petugas kebersihan di sebuah kantor di Manchester. Dari
pekerjaannya sebagai petugas kebersihan itu, Rose hanya menerima bayaran
enam pounds per jam.
"Ia (Rose) datang ke sini dari Italia bersama anak perempuannya.
Banyak orang tahu seberapa terkenal anaknya, tak menyangka ia bekerja
sebagai petugas kebersihan," jelas salah seorang sumber, seperti dikutip
dari Mirror.
"Mario terkadang berada di rumahnya bersama sang adik, Enoch.
Balotelli memarkir mobil miliknya di luar rumah itu. Rose sama sekali
tak ingin uang dari Mario. Ia betah dan ingin tinggal di sana,"
pungkasnya.
Rose dan suaminya, Thomas, menyerahkan hak asuh Balotelli kepada
orang tua angkatnya saat ini ketika pemain asal Ghana itu berusia dua
tahun. Masalah kemiskinan akhirnya membuat mereka melepaskan hak asuh
atas pemain yang kini berusia 21 tahun itu.
2:28 AM
Blog

Posted in:















0 komentar:
Post a Comment