Tuesday, November 22, 2011

Rahmad Darmawan, dengan besar hati mengakui dirinya gagal

BERITA ANAK MEDAN - Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, dengan besar hati mengakui dirinya gagal mengemban tugas di SEA Games 2011 kali ini.
Timnas tampil cukup memuaskan sejak laga pertama hingga final. Namun Oktovianus Manniani dkk akhirnya kehabisan tenaga di laga final, setelah tampil habis-habisan di semifinal melawan Vietnam. Jeda sehari antara semifinal dan final tidak cukup untuk memulihkan stamina. Indonesia pun tumbang di tangan Malaysia lewat adu penalti.
RD mengakui permainan timnya menurun di final, namun enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan. Dengan besar hati, ia mengakui kegagalannya. Ia juga berpikir dua kali jika memang dipromosikan ke timnas senior, seperti rumor yang berkembang.
“Saya mendapat tugas dengan target medali emas. Apapun alasannya, saya gagal. Kalau saya ditawari tugas, saya akan bertanya, “Apakah pantas, dengan kegagalan ini saya naik ke timnas senior?” Ujarnya saat jumpa pers usai laga final, Senin (21/11/11).
“Karena ini (melatih timnas senior) bukan main-main. Ini bukan situasi yang aji mumpung, karena saya harus bertanggung jawab atas segala yang saya lakukan,” tandas pelatih.
RD juga berbicara mengenai perbedaan membesut timnas senior dengan junior. “Perbedaannya ada pada waktu. Kita (timnas U-23) butuh waktu lebih lama. Seperti kemarin (persiapan SEA Games) cuma tiga bulan, tetapi tetap bisa efektif,” pelatih menjelaskan.
“Kalau senior, mereka lebih matang di kompetisi sehingga bisa lebih mudah memberikan satu pemahaman tentang konsep bermain dan taktik bermain,” tutup pelatih.

0 komentar:

Post a Comment

Lowongan kerja Medan 2012 :

 
Design by blogger Themes | Bloggerized by agroy - Berita anak medan | Best By blogger