Saturday, July 23, 2011

Perebutkan Film Porno Marilyn Monroe

Sebagai simbol seksual dunia hiburan pada 1950-an, Marilyn Monroe memiliki banyak penggemar. Kini, mereka berdebat mengenai benar tidaknya sang bintang memfilmkan adegan ranjang.
Seorang kolektor asal Spanyol, Mikel Barsa, mengklaim memiliki film porno asli Marilyn Monroe dalam format 8 mm. Ia menyatakan, film itu mengenai adegan ranjang Monroe yang saat itu masih aktris kelas bawah bernama Norma Jean Baker.
Klaim ini langsung dibantah oleh Scott Fortner, seorang kolektor dan pakar dalam segala sesuatu yang berbau Monroe. Fortner menyatakan, sosok wanita di film itu amat berbeda dengan Monroe. “Dagu, bibir dan giginya berbeda. (Wanita itu) tampak lebih berat dan tak sefeminin Monroe,” ujarnya.
Apa yang diyakini Fortner, amat kuat. Dalam timbunan koleksi memorabilia miliknya, ada sebuah sabuk yang membuktikan bahwa Marilyn seorang perempuan bertubuh kecil. “Marilyn itu kecil. Saya yakin dengan hal ini. Saya juga memiliki pakaian-pakaiannya.”
Sementara Barsa tak peduli. Saat diwawancarai beberapa hari lalu, ia mengaku ingin mengeruk US$500 ribu untuk film vulgar hitam-putih yang berdurasi 6,5 menit itu. Film itu, berdasarkan keterangan Barsa, dibuat sebelum 1947, sebelum Monroe berusia 21 tahun.
“Penggemar yang cenderung romantis menyangkal bahwa perempuan di video itu adalah Marilyn Monroe. Mereka mengarang cerita agar orang-orang meragukan film ini,” kata Barsa yang menyatakannya pemeran itu adalah asli Monroe, sebelum ditemukan dan ‘dipermak’ studio film Amerika.
Jika diperhatikan, wajah perempuan itu memang berbeda dari Monroe yang dikenal Amerika sebagai bintang. Namun, agak mirip Monroe di salah satu film pertamanya, ‘Love Happy’ (1949). Ia saat itu kehilangan berat badan dan menambahkan tahi lalat di pipi kirinya.
Selain salinan dalam format 8 mm, Barsa sempat memiliki salinan asli dalam format 16 mm. Barsa mengaku tak mengerti, bagaimana dua kopi asli itu bisa sampai ke tangan pihak yang meminta bantuannya untuk menjual. Namun, ia menolak menyebutkan identitas penjual aslinya.
Adapun film porno pada 1940-an, lanjut Barsa, biasa dibuat dengan kamera 16 mm dan 8 mm, secara bersamaan. Dua format itu banyak digunakan penonton.
Film dengan durasi lebih panjang ini, ungkapnya, ditemukan lebih dari satu dekade lalu. Namun, ia sudah melepasnya kepada sebuah majalah Eropa pada 1997, yang kemudian menjual 600 ribu keping salinannya. Sebelum akhirnya, seorang kolektor lain membeli video 16 mm dari majalah itu, seharga US$1,2 juta.
Pengelola gambar dan segala hal yang terkait dengan Monroe, Mark Roeslor dari CMG Worldwide mengancam akan menuntut Barsa, setelah versi awalnya pertama kali muncul pada 1997. Namun, Barsa menuturkan, tak ada pembicaraan lagi setelah si pemilik asli menawarkan CMG untuk membelinya.
Barsa kini merencanakan sendiri lelang untuk film tersebut, pada 7 Agustus mendatang, dalam sebuah pameran memorabilia kolektor yang ia gelar di Buenos Aires, Argentina. Ia berharap, ada publisitas besar seperti ketika ia pertama kali melakukan screening film itu di Madrid, pada 1997 lalu.
Keinginannya terwujud, sebab para penggemar Monroe sudah ramai membahasnya di internet. Sejumlah film atau klip video, selama bertahun-tahun terakhir, diklaim berisi Monroe. Hal ini menyebabkan perdebatan panjang yang belum juga ada jalan keluarnya.
“Di komunitas Marilyn, banyak yang memperdebatkan ini selama bertahun-tahun. Lebih banyak yang mempercayai bahwa bukan Marilyn yang ada di film-film porno itu,” kata Fortner.
Meski begitu, perlu diketahui wajah aktris yang meninggal karena overdosis pil tidur pada 1962 ini memang berubah setelah ia tenar. Monroe menjalani bedah plastik, belajar cara menampilkan ekspresi yang berbeda-beda dalam sekolah modeling dan menambahkan titik cantik iconic di pipi kiri

1 komentar:

the blackclouds said...

marlyn monroe emang sexy gan!!! mantaafff lahh...walaupun udah lama meninggal barang2 peninggalan nya masih dicari para kolektor...

Post a Comment

Lowongan kerja Medan 2012 :

 
Design by blogger Themes | Bloggerized by agroy - Berita anak medan | Best By blogger