Monday, June 6, 2011

Tevez Bebas Pergi Kapan Saja

Manchester: Striker andalan dan skipper Manchester City Carlos Tevez mengklaim dirinya bisa dengan bebas meninggalkan City of Manchester Stadium kapan pun ia mau. Andaikata itu terjadi, Tevez dengan pongahnya sesumbar jika ia tidak akan kembali ke Manchester, kota yang ditempatinya sejak bergabung dengan Manchester United empat tahun yang lalu.

Dalam wawancaranya dengan News of the World, Tevez yang terikat kontrak sampai musim panas 2014, tidak mengatakan dengan tegas jika dirinya berniat hengkang di musim panas ini. Namun, tampak jelas jika mantan bomber West Ham United berusia 27 tahun itu tak suka dengan kehidupan di Kota Manchester. “Tidak ada yang bisa saya lakukan di Manchester. Masalahnya, bahasa Inggris saya buruk. Ketika kontrak saya telah usai, maka saya tidak akan pernah kembali ke Manchester, bahkan untuk sekadar berlibur,” ujar Tevez.

Adalah owner klub Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan yang membuat Tevez tetap bermain bersama The Citizens. “Sheikh Mansour telah berkorban begitu besar demi mempertahankan eksistensi saya. Jika saya tetap tinggal bersama Manchester City, hal itu saya lakukan demi membalas budi baiknya. Ia yang merekrut saya dan tetap menginginkan keberadaan saya. Namun, ia pun mempersilakan saya untuk berbuat apapun demi kegembiraan saya. Ia pun mempersilakan saya pergi jika itu menjadi keinginan saya. Tidak ada batas waktu. Semuanya terserah saya,” tegas Tevez.

Tevez mengakui jika sebelum bursa transfer musim dingin lalu, City telah menyodorkan perpanjangan kontrak. “Tapi, saya tidak berniat untuk memperpanjang kontrak. Di akhir musim pun mereka kembali menawarkan kontrak baru. Tapi, pada saat ini saya tidak tahu apakah saya bakal mau menerimanya atau tidak. Banyak opsi (klub) yang tersedia. Tapi, saya pikir, bukan kerugian luar biasa jika pada akhirnya saya tidak dapat bermain bersama Real Madrid atau Barcelona atau Inter Milan atau AC Milan,” tandas Tevez.

Lebih lanjut, Tevez mengaku tidak menyesal dengan permintaan transfer yang ia ajukan pada Desember 2010. Tanpa menyebut nama, dengan mudah dapat ditebak jika Tevez menyerang Chief Executive Klub Garry Cook. “Saya tidak menyesalinya. Hal itu disebabkan orang-orang dalam dewan direksi klub. Mereka memberi janji dalam waktu enam bulan. Tapi, ternyata tidak ditepati. Jadi, selama enam bulan mereka tidak berbuat apa-apa. Mengapa saya harus memercayainya? Tidak. Saya tidak percaya dan tidak akan berbicara lagi dengan mereka. Saya akan langsung berhubungan dengan Sheikh.”

Tevez menampik spekulasi yang selalu muncul terkait hubungannya yang kurang harmonis dengan bos Roberto Mancini. Mengaku tidak berteman, Tevez menegaskan jika dalam sisi profesional, ia selalu menghormati mantan pelatih Inter Milan tersebut. “Bukan masalah yang besar bagi saya tatkala berselisih paham dengan Mancini. Ia (justru) seorang manajer yang luar biasa. Perselisihan kerap timbul ketika masing-masing pihak berusaha mencari cara atau jalan yang terbaik demi klub,” terang Tevez.

“Kami tidak berteman. Namun, kami tetap menjalani hubungan profesional. Jadi, sebagai kapten saya selalu berbicara dengannya yang notabene manajer tim. Saya tidak pernah terlambat datang latihan. Saya pikir saya selalu disiplin dan tidak pernah mendapat hukuman berupa denda. Tidak pernah,” tegas Tevez

http://bola.liputan6.com/epl/201106/337868/tevez_bebas_pergi_kapan_saja

0 komentar:

Post a Comment

Lowongan kerja Medan 2012 :

 
Design by blogger Themes | Bloggerized by agroy - Berita anak medan | Best By blogger